Home » Artikel » Tentang Rumah Sarang Burung Walet

Tentang Rumah Sarang Burung Walet

Nov
18
2016
by : Fajar Setiyoko . Posted in : Artikel

Sudah dari satu abad yang lalu sarang walet sudah diketahui mempunyai kandungan yang bermanfaat sangat besar sekali. Mulainya pertama kali sarang walet mulai dikenal di tahun 1589 ketika Jendral Cheng Ho berlabuh dan membawa oleh-oleh dari Indonesia yaitu makanan yang terbuat dari sarang walet untuk diberikan sebagai hadiah untuk Kaisar Dinasti Ming.

Masakan dari bahan sarang walet pun telah menjadi makanan favorit di keluarga istana, karena mengandung nutrisi yang banyak memberikan manfaat dan dianggap sebagai hidangan yang mewah dengan kandungan gizi yang banyak sekali khasiatnya.

Sarang walet yang terbuat air liur walet berupa gelatin (seperti agar-agar), baunya seperti putih telur, memiliki banyak manfaat seperti menghaluskan kulit dan membuat hasil warna kulit yang bersih bersinar dari dalam dan lain sebagainya.

Sejumlah 12 sarang walet dengan berat sekitar 100 gram terdapat kandungan 345 kilo kalori dengan kadar protein sebanyak 85% dan 0,3% lemak. sarang walet diketahui juga mengandung 17 asam amino esensial, semi esensial, dan non-esensial, dan ditemukan 6 mineral berarti seperti kalsium, kalium, besi, phospor, dan natrium.

Mineral-mineral yang terkandung pada sarang walet sangat ampuh untuk mendukung kinerja tubuh. Terkandung 6 mineral berharga seperti kalsium, kalium, besi, phospor, dan natrium. Selain itu juga sarang walet di dalamnya terdapat protein yang berwujud glikoprotein yaitu bagian paling besar jumlahnya selain karbohidrat, lemak dan air, totalnya sebanyak 50%.

Protein yang ditemukan dalam sarang walet di dalam tubuh memiliki fungsinya untuk renegenerasi sel, yaitu menghasilkan sel-sel dan jaringan baru serta juga memiliki peran aktif di sistem metabolisme tubuh.

sarang walet putih

Sarang Walet Putih

Sarang walet bisa memperlancar kinerja paru-paru, meredakan batuk, membuat darah lebih bersih dan mengembalikan stamina setelah sakit. Selain itu, sarang walet dapat menyembuhkan sakit asma, meningkatkan daya ingat dan kerja otak, meningkatkan daya tahan tubuh, memperlancar peredaran darah dan meningkatkan kinerja jantung serta untuk memperlambat proses penuaan.

Begitu besar bukan khasiat dan manfaat yang terkandung dalam sarang walet. Jika anda berminat masih banyak peluang untuk mencoba terjun menggeluti usaha budidaya sarang walet ini dengan membangun gedung sarang walet sendiri.

Banyak orang saat ini berkeinginan terjun dalam bisnis membudidayakan sarang walet. Jika kita dapat membudidayakan sarang burung walet ini hasilnya sangatlah menjanjikan, karena nilai ekonomi sarang walet sangatlah tinggi.

Sarang walet yang sudah dikenal memiliki banyaak manfaat unuk kesehatan ini dapat menyembuhkan berbagai banyak penyakit, misalnya untuk mengobati sakit paru-paru, melancarkan peredaran darah, penambah stamina, dan masih banyak lagi.

Rumah Sarang Walet yang Baik

Rumah atau gedung sarang burung walet

Rumah Sarang Walet

Untuk membudidayakan burung walet perlu memperhatikan beberapa aspek agar nantinya burung walet mau menempati rumah atau gedung tempat burung walet membuat sarang. Berikut aspek yang perlu diperhatikan untuk membuat rumah sarang walet:

A. Persyaratan Lingkungan

Perhatikan untuk pemilihan lingkungan, usahakan untuk memilih lokasi seperti berikut ini
– Dataran rendah maksimum tingginya 1000 m dpl
– Lokasi yang jauh dari aktivitas masyarakat, terlebih pabrik.
– Lokasi yang akan ditempati harus aman dari binatang-binatang pemburu atau makhluk buas lainnya.
– Pilih lokasi yang berada di area persawahan, hutan-hutan terbuka, pantai, danau, padang rumput, rawa-rawa, dan sungai.
– Siapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

1. Perhatikan Kelembaban, Suhu Udara, dan Tingkat Kapasitas Cahaya

Dalam pembudidayaan sarang walet memerlukan gedung dengan keadaan yang mirip seperti di gua-gua alami. Hal ini penting untuk membuat walet lebih nyaman sehingga akan menghasilkan sarang walet yang berkualitas.

Usahakan memilih lokasi yang teduh dengan penerangan yang cukup tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap. Suhunya berkisar 24⁰ celcius hingga 26⁰ celcius, untuk kelembaban udaranya berkisar kurang lebih 80% hingga 95%.
Kondisi suhu dan kelembaban dapat dibantu dengan mengatur:

a. Pelapisan plafon dengan sekam denag tebal 20 cm.
b. Membuat kolam atau saluran-saluran air di dalam gedung.
c. Membuat ventilasi dari pipa dengan bentuk “L” dengan jarak 5 meter satu lubang, dengan diameternya 4 cm.
d. Tutup rapat pintu, jendela serta lubang yang tidak terpakai.
e. Pada lubang keluar masuk burung walet usahakan berbentuk corong yang kemudian diberi penangkal agar sinar matahari tidak masuk. Dapat menggunakan kain berwarna hitam atau goni, tujuannya agar di dalam gedung berkesan lebih gelap. Kondisi yang agak gelap lebih disukai oleh burung walet.

Rumah Sarang Burung Walet

Rumah Sarang Burung Walet

2. Kontruksi Gedung Sarang Burung Walet.

Pembangunan gedung untuk temat burung walet bersarang dibangun seperti gedung baisanya dengan ukuran yang lebih besar, luasnya bisa bervariasi muali dai 10 x 15 m². Yang perlu dierhatikan adalah bahwa semakin tinggi wuwungan (bubungan) maka semakin besar pula jarak bubungan dengan plafon.

Satu lagi yang tak kalah penting adalah rumah walet tidk boleh tertutupi oleh pohon-pohon tinggi, atau diantara pohon-pohon tinggi, harus ditempat terbuka.

Tembok gedung terbuat dari dinding berplester dengan campuran semen. Bagian dalam gedung senaiknya terbuat dari campuran semen, kapur, dan pasir dengan perbandingan 1:2:3. Hal ini bertujuan untuk mengemdalikan suhu ruangan dan kelembaban udara. Agar bau siram hilang, dapat dilakukan dengan menyimnya setiap hari.

Tempat melekatnya sarang burung walet pada kerangka atap dan sekat dibuat dari kayu-kayu tua yang kuat, tahan lama, dan anti rayap. Untuk atap gedung rumah sarang waletterbuat dari genting.

Usahakan untuk melengkapi rumah sarang walet dengan roving room yang digunakan sebagai tempat berputar0putar dan resting room sebagai tempat burn=ung walet beristirahat dan membuat sarang.

Lubang keuar masuk burung walet pada gedung dubuat dibagian atas dengan ukuran 20×20 atau 20×35 cm². Letak lubang jangan menghadap ke timur dan dinding lubang dicat hitam. Untukjumlah lubang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan.

Jika Anda sukses membudidayakan sarang walet, maka pastinya akan segera mendapat kesuksesan yang besar. Harga sarang walet lambat laun masih tetap tinggi meskipun akhir-akhir tahun ini sempat turun. Berikut ini perkiraan harga sarang walet terbaru berbagai jenis, berikut ulasannya.

Harga Sarang Burung Walet

Berbagai Warna Sarang Walet

Jenis Sarang Walet Berbagai Warna

Terdapat 4 jenis sarang walet yang masing-masing mempunyai nilai jual yang berbeda-beda. Dari sebagian sarang walet yang biasanya diperjualbelikan mempunyai harga yang beraneka ragam tergantung jenisnya. Misalnya saja sarang putih, sarang merah, sarang hitam, sarang lumut, dan lainnya.

a. Sarang Putih

Sarang walet putih adalah Sarang yang keseluruhannya tersusun dari air liur walet (saliva), walaupun kadangkala ada sedikit campuran seperti bulu-bulu halus dari walet. sarang walet ini berwarna putih sehingga sering juga disebut dengan nama edible-nest swiftlet, Yen-yu.

Harga sarang walet dengan warna putih yang diperoleh dari gua alam berkisar sekitar Rp. 5.000.000 hingga Rp. 8.000.000, sedangkan sarang walet putih hasil dari gedung atau sarang walet rumahan berharga lebih tinggi, yaitu berkisar sekitar Rp. 5.000.000, sampai Rp. 15.000.000, harga sewaktu-waktu bisa lebih tinggi lagi.

b. Sarang Hitam

Untuk sarang walet warna hitam disusun dari campuran air liur yang bersatu dengan campuran bulu-bulunya. Campuran bulu-bulunya seringnya lebih banyak dan merata, oleh sebab itu memberi kesan sarang tersebut berubah jadi berwarna hitam yang dikenal dengan sebutan Black-nest swiflet.

Harga Sarang walet warna hitam berkisar lebih kurang Rp. 1.000.000, sampai Rp. 4.000.000, per kilogramnya. Rendahnya harga sarang walet yang memiliki warna hitam ini dikarenakan oleh kandungan air liur walet di sarang itu hanya sekitar antara 50 – 60% saja.

Sarang walet warna hitam ini basanya berada pada lokasi yang teduh dan biasanya tidak bertempat yang terlalu gelap. Sarang walet ini disusun memakai campuran air liur dan material lain seperti daun cemara, rerumputan kering, dan lain sebagainya.

c. Sarang Lumut

Sarang walet lumutmerupakan sarangwalet dengan harag yang paling rendah. Sarang walet ini jika masih baru akan berwaran kehijauan, kemudia lama-kelamaan akan berubah menjadi kehitaman dan mengering. Sarang walet yang sudah mengering tersebut mempunyai kualitas yang terendah sebab pemisahannya akan lebih sulit karena sarang telah bersatu dengan lumut.

Harga sarang walet lumut ini mempunyai harga yang lebih rendah, yaitu berkisar sekitar Rp 100.000 sampai Rp. 200.000 per kilogramnya. Harga yang rendah dari sarang walet lumut ini disebabkan sarang hanya mempunyai kandungan liur sebesar 2 sampai 3 gram saja.

d. Sarang Merah

Sarangmerah merupajkan sarang dengan harga yang paling tinggi. Khasiat yang terdapat di dalam srang walet meah pun juga lebih kompleksjika dibandingkan dengan srag ealey jenis laainnya.

Srang walet merah memiliki kandungan protein yang lebih lengkap dibadingkan dengan sarang waley jenis ainnya. Karena itu harganya telatif lebih tinggi. Untuk mendapatkan sarang walet merah pun juga lebih sulit.

Sarang walet merah didapatkan saat musim pengjhujan dan dengaan kelembaban udara yang sangat tiggi. Karena itu sarang merah keberadaannya cukup langka.

Harga sarang walet merah yaitu berkisar antara Rp. 8.000.000, hingga Rp. 18.000.000, harga sewaktu-waktu bis lebih tinggi lagi tergantung permintaan pasar.

satu komentar tentang “Tentang Rumah Sarang Burung Walet”

  1. Irly says:

    Wah, saya sering mendengar kalau harga sarang burung walet memang mahal, tapi gak nyangka kalau harganya segitu…

Leave a Reply

Kontak

Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan pada Menu Kontak yang telah Kami sediakan.
Distributor Sarang Walet Terpercaya & Profesional
Yogyakarta
Phone 085725510616
Copyright © 2016