Home » Artikel » Fakta Khasiat Kandungan yang Terdapat dalam Sarang Walet

Fakta Khasiat Kandungan yang Terdapat dalam Sarang Walet

Dec
15
2016
by : Fajar Setiyoko . Posted in : Artikel

Sarang walet merupakan sarang dari burung walet yang terbuat dari air liur (saliva) burung walet tersebut yang teksturnya seperti agar-agar (gelatin). Burung ini banyak dibudidayakan di Asia tenggara, khususnya untuk daerah Indonesia yang sangat cocok untuk budidaya burung walet.

Sarang walet semenjak ratusan tahun yang lalu sudah dianggap menjadi sebagai bahan herbal dengan kandungan gizi yang melimpah yang baik untuk kesehatan tubuh. Karena itu sarang walet dijadikan sebagai obat untuk mengobati berbagai penyakit yang menyerang tubuh kita.

Sarang burung walet diketahui diperjualbelikan sejak tahun 1589 di saat Jendral Cheng Ho pergi berlayar ke Asia Tenggara dan kemudian membawa makanan olahan dari sarang walet dai Indonesia untuk diberikan kepada Kaisar Dinasti Ming sebagai hadiah.

Semenjak itu perdagangan sarang burung walet mulai berkembang dan menjadi salah satu makanan yang sangat digemari, tidak hanya oleh masyarakat biasa namun pada kawasan keluarga kerajaan pun juga sangat menggemarinya.

Sarang walet

Sarang walet

Karena tingginya gizi dan manfaat yang terkandung dalam sarang burung walet dan untuk mendapatkan sarang tersebut cukup sulit menjadikan sarang burung walet menjadi memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

Bahkan beberapa penelitian mengatakan bahwa perdagangan sarang burung walet ini sudah ada semenjak seribu tahun yang lalu yang sudah berlangsung pada saat kekuasaan Dinasti Tang. (618-907 SM).

Banyak sekali jenis dan tipe dari sarang burung walet ini, jika dibedakan berdasarkan sumber mendapatkannya dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu jenis sarang walet rumahan dan sarang walet gua.

Sarang burung walet rumahan biasanya akan memiliki harga yang lebih tinggi, ha ini dikarenakan sarang burung walet rumahan lebih memiliki bentuk yang lebih teratur dan tingkat kebersihannya juga lebih baik dibandingkan dengan sarang burung walet gua yang bentuknya cenderung tidak beraturan karena akibat dinding gua yang tidak rata.

Sarang walet

Sarang walet

Sarang burung walet ini telah dimanfaatkan semenjak beratus-ratus tahun yang alu sebagai bahan makan yang menyehatkan. Sarang burung walet juga dipercaya sebagai bahan herbal yang dapat mengobati berbagai penyakit seperti batuk kering, TBC, sakit asma, mengatasi keluhan pada paru-paru, mengatasi mata kering, meningkatkan kinerja otak, membantu fungsi ginjal, mengoptimalkan kinerja jantung, meningkatkan daya ingat, dan terlebih sangat baik untuk kesehatan kuit.

Jika mengkonsunsi sarang walet dengan teratur akan memberikan manfaat yang luar biasa kepada tubuh dengan menjaga keremajaan kulit dan meningkatkan kinerja organ-organ tubuh. Selian itu dengan rutin mengkonsumsi sarang walet dapat mencegah penuaan pada kulit.

Di dalam 100 gram sarang burung walet mengandung berbagai kandungan yaitu 49,9 gram protein (amido nitrogen, nitrogen monoamino, nitrogen non-amino, arginin, humin, histidin, lisin, dan sistein). Di aman protein-protein dalam sarang burung walet merupakan protein yang mudah larut dalam air, sehingga akan lebih mudah diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh.

Di dalamnya juga terkandung 30,6 gram karbohidrat (glikoprotein dan musin). Terdapat kandungan besi 4,9 gram dan 2,5 gram garam anorganik (kalium, kalsium, magnesium, natrium, fosfor, sulfur, silika, dan lain sebagainya). Kemudian terdapat kandungan serat sebesar 1,4 gram.

Berdasarkan penelitian yang pernah dijalankan, 53,26% protein yang terkandung dalam saran walet diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel jaringan tubuh dan berperan dalam fungsi metabolisme tubuh. Di mana 20% tubuh manusia tersusun dari protein-protein.

Kemudian di dalamnya terkandung karbohidrat sebesar 27,26% (glikoprotein) yang paling banyak didapat dari sarang walet. Fungsinya sebagai pelindung dan peningkat kinerja sistem kekebalan dan metabolisme tubuh.

Di dalam sarang walet terkandung 17 macam asam amino esensial, semi esensial, dan non-esensial. Beberapa protein yang terkandung tersebut 8 di antaranya adalah fenilalanin, valin, thronine, trpytophan, isoleusin, metionin, lisin, dan leusin.

Asam amino lisin dan trpytophan adalah jenis protein yang biasanya terdapat dalam protein nabati yang diperoleh dari sayur-sayuran maupun buah-buahan. Beberapa protein dalam sarang walet seperti sistein, metionin, triptofan, dan lisin berguna untuk meningkatkan aktivitas antioksidan. Protein-protein ini berperan penting dalam menjaga kesehatan hati, untuk melawan kanker, dan mencegah penuaan.

Dalam sarang walet terkandung beberapa mineral alami seperti natrium sejumlah 650 ppm, kalium sejumlah 110 ppm, kalsium sejumlah 1298 ppm, magnesium sejumlah 330 ppm, fosfor sejumlah 40 ppm, dan besi sejumlah 30 ppm.

Dengan banyaknya mineral yang terkandung dalam sarang burung walet, sarang walet menjadi sangat baik untuk dikonsumsi secara teratur oleh siapa pun juga dar segala usia, pria maupun wanita, untuk bayi, anak-anak, ibu hamil, dan para orang tua yang mulai rentan terserang penyakit.

Kemampuan meregenerasi sel-sel dari kandungan sarang walet mampu mengembalikan kinerja sistem organ-organ tubuh menjadi sehat kembali. Sarang walet sangat besar manfaatnya untuk mengembalikan kesehatan paru-paru, karena itu sarang walet juga baik u untuk dikonsumsi oleh para perokok.

Sarang walet

Sarang walet

Pada sarang walet mengandung banyak sekali kolagen, di mana kolagen juga terdapat pada organ-organ manusia. Seiring bertambahnya umur makan jumlah kolagen yang terdapat dalam organ manusia juga turut berkurang, sehingga berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Kulit akan terlihat lebih kusam dan memunculkan tanda-tanda penuaan seperti keriput.

Karena itu kandungan yang terdapat dalam sarang walet juga penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini. Orang yang rutin mengkonsumsi sarang walet dengan kulit orang yang berusia 35 tahun akan terlihat lebih muda seperti kulir orang usia 25 tahun.

Sarang burung walet sangat bagus untuk dimakan secara teratur, setiap hari maupun setiap dua hari sekali dibutuhkan tiga sampai lima bulan untuk merasakan manfaatnya yang akan menjadikan kulit menjadi sehat bercahaya dari dalam.

Waktu yang baik untuk mengkonsumsi sarang walet adalah pada saat sebelum tidur, yaitu sekitar jam 10 malam hingga jam 2 pagi merupakan waktu yang terbaik. Di mana pada jam-jam tersebut pembelahan sel-sel tubuh terjadi delapan kali lebih cepat daripada jam-jam lainnya.

Sarang walet dapat dikonsumsi sebagai minuman yang enak maupun dijadikan sup yang lezat, bisa ditambahkan dengan mencampurnya dengan sup ayam atau sup tulang sapi untuk mendapatkan rasa yang lebih lezat.

Leave a Reply

Kontak

Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan pada Menu Kontak yang telah Kami sediakan.
Distributor Sarang Walet Terpercaya & Profesional
Yogyakarta
Phone 085725510616
Copyright © 2016